SELAMAT DATANG DI BLOG KUA KECAMATAN PIYUNGAN KAB. BANTUL

Jumat, 25 Juli 2014

KUA PIYUNGAN MAJU LOMBA KUA TELADAN TINGKAT NASIONAL

 

BANTUL-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul, Senin (07/7) dinilai oleh tim penilai lomba KUA Teladan Tingkat Nasional.  Keikutsertaan KUA Kecamatan Piyungan karena telah menjuarai KUA Teladan Tingkat DIY beberapa waktu lalu dan berhak mewakili KUA dari 78 kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Turut hadir menyambut kedatangan tim penilai, Bupati Bantul yang dihadiri Wakil Bupati Bantul, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dispenduk Capil, Kepala Kantor Kemenag Bantul, Muspika Kecamatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat Piyungan.
Bupati Bantul dalam sambutannya yang dibacakan Drs H. Sumarno, PRS mengatakan sebagai salah satu upaya akselerasi pencapaian pembangunan di bidang agama, dengan segala potensi yang ada KUA merupakan mitra kerja pemerintah daerah Kabupaten Bantul dalam mewujudkan visi agamis, dengan dukungan masyarakat dan seluruh stakeholder Kemenag Bantul.   KUA Piyungan berperan di barisan depan dalam pembinaan umat beragama. Upaya ini diharapkan tidak hanya membawa kemajuan dan nama baik Kabupaten Bantul, namun juga nama baik DIY, di tingkat nasional.
Sementara itu, Kasubdit Pemberdayaan KUA, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah H. Muhammad Adib Machrus, S.Ag selaku Ketua Tim Penilai Lomba KUA Kecamatan Teladan Tingkat Nasional menyatakan KUA merupakan ujung tombak Kementrian Agama yang bertugas melaksanakan sebagian tugas Kementrian Agama di bidang Urusan Agama Islam dalam wilayah kecamatan. KUA mempunyai peran yang sangat strategi di wilayah kecamatan dituntut mampu mengimplementasikan dan mengaktualisasikan program-program dan kebijakan-kebijakan Kementerian Agama, baik dari tingkat Pusat, Kantor Wilayah maupun Kabupaten dalam rangka memberi pelayanan terbaik yang dapat memuaskan masyarakat.
Satu hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah menjadikan KUA sebagai pusat informasi keagamaan Islam di tingkat kecamatan. Paradigma lama bahwa KUA hanya menjadi tempat nikah pelan-pelan harus dirubah.
H. Muhammad Adib Machrus, S.Ag   menjelaskan ada 9 aspek penilaian yang  diajukan  kepada peserta lomba KUA teladan adalah Visi, misi dan motto, Standar dan maklumat pelayanan, Sistem mekanisme dan prosedur, Sumber daya manusia, Sarana prasarana pelayanan, dan Penanganan pengaduan, Indeks kepuasan masyarakat, Sistem informasi pelayanan publik dan produktivitas dalam pencapaian target pelayanan. 
Dihadapan tim penilai Kepala KUA Piyungan Drs. Ali Naseh menyatakan kesiapannya  untuk mendapat penilaian  dari tim penilai lomba KUA Kecamatan Teladan Tingkat Nasional. KUA Kecamatan Piyungan dengan kekuatan SDM 9 orang terdiri dari 1 orang kepala KUA, 2 Orang Penghulu, 4 orang staf dan 2 orang penyuluh, mewilayahi 3 kelurahan dengan jumlah penduduk muslim  47.758 orang dan peristiwa nikah rata-rata 400 pasang per tahun. KUA Piyungan mempunyai visi “Terwujudnya Masyarakat Kecamatan Piyungan yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera Lahir Batin”
Untuk merealisasikan visi tersebut, KUA Piyungan melaksanakan pokok-pokok program  meliputi; meningkatkan kualitas SDM dengan kajian fiqih Munakahat “Dhau al-Misbah”; menjadikan kantor yang representatif, selain fasilitas yang ada pada KUA secara umum, KUA Kecamatan Piyungan telah menyediakan “rest area” yang diantaranya berfungsi untuk transit sejenak menyiapkan berkas/keperluan yang dibutuhkan. Di sisi lain telah disediakan pula akses masuk ke KUA untuk penyandang difabel.
Dalam rangka menegakkan zona integritas, KUA Piyungan tidak memungut biaya pelayanan apapun selain yang sudah ditetapkan oleh peraturan perundangan. Semua jenis pelayanan adalah nol rupiah, kecuali biaya pencatatan nikah Rp 30.000,-  Untuk merespon master plan pengembangan SIMBI (Sistem Informasi Bimas Islam) maka Aplikasi SIMAS (Sistem Informasi Masjid) dan SIWAK (Sistem Informasi Wakaf) adalah aplikasi yang harus dioptimalkan fungsinya oleh KUA sebagai bagian terpadu dari Aplikasi SIMBI (Sistem Informasi Bimas Islam), dan KUA Kecamatan Piyungan sudah melakukan entri data  tentang potensi Masjid dan Musalla dan potensi tanah wakaf yang ada di wilayah Piyungan sehingga informasinya dapat diakses secara luas melalui media teknologi informasi.
Adapun yang menjadi program unggulan KUA Kecamatan Piyungan adalah peningkatan kualitas pelayanan nikah dan rujuk berbasis teknologi informasi dengan wujud; integrasi data SIMKAH di KUA dengan SIAK di Dispenduk capil, integrasi aplikasi SIMP3N di Kelurahan dengan SIMKAH di KUA dan  Penerapan Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. Dengan adanya sertifikasi ini diharapkan kualitas pelayanan KUA Piyungan semakin meningkat dan berkesinambungan dan  akan menjadikan KUA sebagai institusi yang semakin eksis, bermartabat dan berwibawa. Dan yang paling utama menjadikan KUA Kecamatan  Piyungan sebagai KUA pertama dan satu-satunya KUA di Indonesia yang berstandar internasional.(Dok.alkuninjani)

0 komentar:

Posting Komentar